Senin, 21 Februari 2011

hujan diselasa pagi

pagi ini sang langit meneteskan air matanya begitu cepat, tetesannya membasih sang ilalang dan dedaunan yang begitu kering semenjak cahaya itu terlalu banyak memberinya sinar,,walopun begitu sang ilalang tetap senang sambil menggoyangkan pucuknya kekanan kekiri seolah beban itu tak pernah menghampirinya sejak kemarin,
daun daun pun tampak iri melihatnya. apa daya sang daun tak pernah merasakan apa yang sang ilalang rasakan, bisa menari nari berjungkat jungkat tersenyum mengeluarkan aroma nya,,                                                              
Sayangnya pagi hujan sudah berhenti dan aktifitaspun kembali ,,,,,,have a nice day

Tidak ada komentar:

Posting Komentar